Berita terbaru seputar teknologi dan gadget Teknolov: Sains
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Tubuh Manusia Dihuni 10 Ribu Mikroba

Written By BangJemski on Minggu, 24 Juni 2012 | 14.35

foto: Guardian
Teknolov - Semua manusia membawa sejumlah bakteri hidup di tubuhnya, tidak peduli apakah dia jorok atau bersih. Kebanyakan dari mahluk mikroskopis tersebut tidak berbahaya, tapi ada juga yang bisa mengancam hidup.

Diwartakan Live Science, Senin (18/6/2012), sekarang para ilmuwan telah memetakan sekira 99 persen mikroba yang menghuni tubuh manusia. Ini merupakan hasil dari proyek Human Microbiome Project selama lima tahun, dengan keterlibatan ratusan ilmuwan dan lusinan universitas.



Jumlah mikroba pada manusia melebihi jumlah sel dengan perbandingan 10:1. Ada triliunan mikroba, sebagian besar merupakan bakteri tapi ada juga mahluk hidup lain seperti protozoa, archaea dan parasit menyerupai cacing. Bahkam mereka juga menemukan keberadaan bakteri E. coli yang sangat berbahaya.

Sebelumnya, para ilmuwan telah berhasil mengisolasi beberapa ratus spesies mikroba dari manusia. Sementara Human Microbiome Project telah mencatatkan lebih dari 10 ribu spesies.

"Mengetahui mikroba mana yang hidup di berbagai sudut ekologi orang sehat bisa membuat kami menginvestigasi hubungan antara penyakit yang berhubungan dengan mikroba," ujar salah satu peneliti proyek tersebut, George Weinstock.

Katalog tentang mikroba di tubuh manusia disusun dengan sampel 242 relawan sehat dari Amerika Serikat. Para ilmuwan mengumpukan sampel jaringan dari 15 bagian tubuh pria dan 18 bagian tubuh wanita. Bagian tubuh itu termasuk mulut, hidung, kulit, usus dan tiga lokasi vagina pada wanita.

via | Okezone

NASA: Tak Ada Malapetaka Akibat Asteroid 2040

Written By BangJemski on Rabu, 20 Juni 2012 | 03.09


Teknolov - Sekali lagi Bumi dinyatakan lolos dari ancaman bencana. Asteroid 2011 AG5 yang dikhawatirkan ilmuwan akan menabrak Bumi pada 5 Februari 2040, ternyata hanya akan melewati planet kita tanpa menimbulkan cedera sama sekali. Demikian disampaikan astronom Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Prediksi terbaru ini berdasarkan riset anyar tentang Asteroid 2011 AG5, yang ditemukan Januari 2011 lalu. Saat diobservasi dan dimonitor sembilan bulan lalu, asteroid tersebut masih terlalu jauh dan samar.

Dalam lokakarya terakhir yang dilakukan di Goddard Space Flight Centre NASA di Greenbelt, para ilmuwan mempresentasikan temuamnterbaru mereka, dan dengan percaya diri mengatakan, dalam waktu 4 tahun ke depan, observasi baik di bumi maupun luar angkasa akan mengindikasikan, peluang 2011 AG5 tak akan bersenggolan dengan Bumi lebih besar dari 99 persen.

"Meskipun ada konsensus yang menyebut hanya ada peluang kecil skrenario tabrakan obyek ini dengan Bumi, kita harus terus mengawasi dan segera bertindak jika observasi tambahan menunjukkan ada ancaman," kata Lindley Johnson, eksekutif program Observasi Obyek Dekat Bumi di kantor pusat NASA di Washington, seperti dimuat SPACE.com.

Para astronom telah berjuang untuk mengamati 2011 AG5, sebab kala itu ia berada di orbit Mars, di siang hari, di sisi lain matahari. Teleskop di luar angkasa dan di Bumi diharapkan akan mendapatkan gambaran asteroid itu di musim gugur 2013, di mana 2011 AG5 berjarak 147 juta kilometer dari Bumi, yang memungkinkannya diobservasi di malam hari. Ini akan memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan informasi lebih banyak tentang pola pergerakannya.

Sebelumnya, berdasarkan perhitungan NASA yang disampaikan Donald Yeomans, Kepala Program Observasi Obyek Dekat Bumi di Laboratorium Jet Propulsion, peluang asteroid itu bersenggolan dengan Bumi adalah 1:625.

Untuk diketahui, batu angkasa yang diberi label berbahaya adalah jenis asteroid dekat Bumi yang memiliki orbit yang paling dekat dengan planet kita, datang dalam waktu 5 juta mil (sekitar 8 juta km). Obyek-obyek ini cukup besar untuk menembus atmosfer Bumi utuh, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada setidaknya skala lokal,

Jika sebuah asteroid seukuran 2011 AG5 menghantam Bumi, memang bukan kiamat yang terjadi, tapi menurut para peneliti, itu akan menyebabkan kerusakan dengan radius 161 km.

via | Vivanews
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011-2012. Teknolov - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger